Business News

Apa itu Pekerjaan Remote?. Mengenal Lebih Jauh mengenai Kerja secara Remote

Ketika Bp. Gubernur DKI Jokowi ingin menuntaskan masalah kemacetan di Jakarta, dia diberi sebuah saran oleh Penasehat nya, supaya mengganti pekerjaan biasa menjadi pekerjaan remote. Hal ini telah dipraktekan dengan sukses di Taiwan tahun 2012 silam dan terbukti dapat mengurangi dampak signifikan dari kemacetan. Tetapi, pak Jokowi tidak berani mengambil keputusan itu. Hingga hari ini, aktivitas jalan raya di DKI Jakarta setiap pagi nya selalu padat, sesak dan macet. Anda bisa mengetahui keuntungan menjalankan aktivitas kerja remote lebih lanjut di halaman ini: XXX.

Sangat jarang sekali terdapat sebuah perusahaan yang dimana sebagian besar anggota nya melakukan aktivitas kerja remote. Disamping memang hanya perusahaan dengan jenis tertentu yang bisa melakukan ini (perusahaan Manufacture tidak bisa menggunakan aktivitas kerja remote tentu nya). Salah satu contoh nya adalah Perusahaan STAR SHARE -yang berbasiskan IT dan Manajemen- saat ini telah menerapkan aktivitas kerja remote, sebagai langkah lebih didepan daripada pemerintah. Dalam pengalaman mereka membangun sistem kerja remote ini, tidak hanya penuh kendala, tetapi penerapan nya pun tidak mudah.

Kendala utama sebenarnya adalah terletak pada masing- masing Anggota yang menjalankan aktivitas kerja remote. Kebanyakan dari mereka tidak mampu berdisiplin. Meskipun disiplin yang dimaksud disini adalah sesuatu hal yang tidak sulit -atau bahkan terbilang mudah- untuk dilakukan. Tentu saja ada faktor dan ketentuan lain nya dalam penerapan aktivitas kerja remote ini. Berikut ini adalah hal penting yang harus diperhatikan, diketahui dan dipatuhi ketika menjalankan aktivitas kerja secara remote.

Hanya tempat saja yang membedakan nya. Pahami ini !.

Pahami bahwa hanya tempat atau lokasi saja yang membedakan antara pekerjaan biasa dengan pekerjaan remote. Selebih nya adalah sama. Absensi, laporan kerja, melakukan aktivitas kerja, dll, tetap harus dilakukan sesuai jadwal dan ketentuan. Jadi, tetap ada suatu aturan yang mengharuskan Anda sebagai pelaku kerja untuk mentaati nya.

Memastikan Semua Perangkat Kerja Siap digunakan

Laptop, WiFi, Hotspot, dll, semuanya adalah tanggung jawab Anda untuk memastikan nya ready dan siap digunakan. Ini seperti hal nya jam masuk kantor. Ketika Anda bekerja, Anda diharuskan masuk jam 07:00. Entah Anda akan jalan kaki ke kantor, ataupun bahkan membawa rakit ke kantor, semua itu urusan Anda. Yang terpenting, Anda sampai kantor sebelum pukul 07:00 (sebelum jam masuk).

Begitu pula dengan Laptop, WiFi, dll. Itu semua urusan Anda, dan bukan urusan perusahaan. Anda berkewajiban memiliki perangkat yang siap -ready- untuk digunakan. Bila laptop Anda rusak, dan tidak bisa menjalankan aktivitas kerja, jangan merengek kalau absensi Anda dianggap mangkir. Sama seperti hal nya apabila Anda tidak bisa ke kantor karena motor Anda mogok/ rusak, jangan merengek kepada tempat Anda bekerja karena sebuah alasan yang itu semua adalah tanggung jawab Anda sepenuhnya.

Jangan Canggung dengan Video Call

Video Call sama seperti hal nya bertemu dengan orang. Berkomunikasi dengan orang. Bila Anda tidak berani, malu, apalagi takut melakukan video call, berarti Anda tidak mau bertemu/ berkomunikasi dengan orang lain. Atasan ataupun rekan kerja, sering nya dalam aktivitas kerja remote, akan melakukan video call untuk berkomunikasi dengan Anda(tidak hanya komunikasi via telepon saja). Karena, akan lebih efektif berkomunikasi dengan video call daripada menggunakan telepon.

Jadi, jangan canggung bila ada permintaan untuk melakukan video call. Layani saja. Bila Anda malu atau tidak berani, berarti anda malu bertemu dengan rekan kerja. Bagaimana bisa Anda bekerja bisa tidak berani bertatap muka dengan rekan kerja Anda?. Apakah Anda ingin melakukan pekerjaan rahasia yang tidak boleh ada yang menghubungi Anda via video call?. Kan aneh !?.

Anda harus selalu Online di jam kerja

Online (terhubung dengan internet) adalah sebuah petanda bahwa Anda sedang bekerja. Call telepon dari kantor utama adalah tindakan untuk memastikan bahwa Anda sedang melakukan aktivitas kerja. Meminta Anda untuk melakukan pengecekan suatu files dengan segera dan disaat itu juga adlah tindakan untuk memastikan bahwa Anda sedang berada di depan laptop dan sedang bekerja.

Tidak bisa mengangkat telepon (apapun alasan nya) di waktu jam kerja, Anda akan dianggap mangkir atau korupsi jam kerja. Tidak bisa melakukan pengecekan disaat itu juga, Anda juga akan dianggap mangkir. Meskipun Anda memiliki alasan seperti; sedang makan diluar, sedang mengantar orang tua ke tempat saudara, dll, itu tambah parah lagi. Bayangkan, misalkan Anda melakukan aktivitas kerja di kantor, kemudian diluar jam istirahat Anda keluar dari kantor mengantar orang tua Anda ke rumah saudara nya. Sangat konyol sekali bila pihak manajemen ataupun atasan Anda mengijinkan tindakan tersebut.

Aneh nya, banyak orang menganggap aturan ini sebagai suatu aturan yang terlalu berat untuk dilakukan. Pahami baik- baik, aktivitas kerja remote itu seperti hal nya aktivitas kerja biasa, tetapi Anda lakukan dirumah. Jadi tidak ada alasan apapun untuk keluar makan, untuk mengantar saudara ke tempat lain, dll, di waktu Anda menjalankan aktivitas kerja. Bayangkan, misalkan Anda melakukan aktivitas kerja di kantor, kemudian diluar jam istirahat Anda keluar dari kantor mengantar orang tua Anda ke rumah saudara nya !. Tentu saja tidak diperbolehkan.

Pahami dan Syukuri Keuntungan Kerja Remote

Ada banyak keuntungan aktivitas kerja remote, yang semuanya bisa Anda ketahui disini: XXX. Tetapi, ada beberapa orang yang tidak mensyukuri hal tersebut dan melanggar aturan kerja remote yang ada. Ini seperti hal nya seorang pejabat, yang sudah diberi gaji tinggi, tetapi tetap saja melakukan korupsi. Akhirnya mereka dimasukan ke dalam penjara.

Jadi, apabila Anda sedang menjalankan aktivitas kerja remote di perusahaan tertentu, jangan sekali- kali offline. Jangan sekali- kali meninggalkan laptop. Jangan sekali- kali pergi jajan keluar kecuali di jam istirahat. Anda sudah mendapatkan segudang keuntungan dan kemudahan karena mendapatkan pekerjaan remote.

Jangan juga sekali- kali mengeluh karena diwajibkan online setiap jam kerja. Kalau Anda bekerja biasa, pasti Anda juga harus melakukan aktivitas kerja di jam kerja, ya kan !?. Jadi, apa yang membuat aktivitas kerja itu berat, kecuali rasa tidak bersyukur dan arogan dari pelaku kerja itu sendiri. Syukuri hal itu, dan jangan khianati seperti seorang pejabat yang korupsi karena tidak bersyukur dengan gaji besar yang sudah dia dapatkan.

Aturan akan diterapkan sebagaimana mestinya

Bila Anda bekerja biasa, ketika Anda hendak keluar dari kantor untuk urusan pribadi, pasti ada satpam yang melarang Anda untuk keluar . Sehingga, Anda tidak jadi keluar dari tempat kerja. Kalau di aktivitas kerja remote, tidak ada yang bisa melarang Anda. Tidak mungkn pihak kantor/ admin teriak- teriak di telepon dan meminta Anda untuk tetap menjalankan aktivitas kerja bila Anda ingin pergi keluar (offline). Tentu nya, bila Anda adalah tipikal orang yang tidak bertanggung jawab, Anda bisa dengan mudah mematikan ponsel itu dan pergi offline. Intinya, tidak ada yang bisa menghalangi Anda untuk melanggar aturan.

Oleh karena itu, aturan dan hukuman akan diterapkan sebagaimana mestinya. Bila Anda offline, maka akan dianggap mangkir. Bila Anda mangkir 3X, maka Anda akan dikeluarkan. Sangat sederhana seperti itu. Jadi, apapun alasan yang mungkin Anda berikan, aturan akan diterapkan sebagaimana mestinya.

Dan perlu diketahui, ini bukan aturan yang berlebihan, hanya karena mengerjakan aktivitas kerja secara remote. Ini aturan standar. Anda keluar dari kantor diluar jam kerja, pasti akan terkena Surat Peringatan/ teguran. Begitu pula bila Anda offline di jam kerja, Anda pasti akan mendapatkan Surat Peringatan/ teguran/ hukuman.

Hukuman Administratif akan banyak diterapkan

Ini bukan mengenai kerugian atau keburukan kerja secara remote, justru ini adalah suatu kelebihan. Di pekerjaan biasa, bila Anda keluar dari kantor di jam kerja, Anda akan terkena Surat Peringatan (SP). Bila Anda mendapatkan SP sebanyak 3X, maka Anda akan dikeluarkan. Di perusahaan yang memiliki sistem kerja remote yang sudah kokoh, kemungkinan bila Anda offline, Anda mungkin diwajibkan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi nya lagi ataupun hukuman administratif lain nya. Tetapi bila Anda sudah menjalani hukuman administratif tersebut, maka Anda tidak akan terkena SP. Sehingga, kemungkinan Anda dikeluarkan karena melakukan ketidak disiplinan, relatif sangat kecil dibandingkan bila menjalankan aktivitas kerja biasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *