Business News

Counterintuitive dan Cara Mengatasi nya

Counterintuitive adalah suatu pemahaman baru, yang sistem logika nya berbeda dari apa yang Anda miliki (posses) saat ini. Ketika seseorang belajar hal yang benar- benar baru, mereka akan dibawa ke suatu keadaan logika yang kadangkala tidak sesuai dengan logika lama mereka. Sehingga, keadaan ini mengganggu perasaan mereka. Akan muncul banyak rasa “tidak mood” karena bertindak dengan logika yang berbeda.

Manfaat Counterintuitive

Bisa dikatakan, counterintuitive ini adalah sebuah langkah untuk membalik pencapaian hidup Anda. Jika Anda melakukan hal sama selama bertahun- tahun ini, dan mendapatkan hasil yang tidak memuaskan, maka ada yang salah dengan paradigma Anda. Mindset/ paradigma mengatur tindakan (action) seorang manusia. Tindakan Anda mungkin benar, tetapi apabila mindset Anda salah, maka hasil nya pun akan salah pula. Ibarat kata, mengerjakan sesuatu yang salah. Bukan hanya tindakan nya yang salah dalam mengerjakan sesuatu itu, tetapi rancangan atas hal yang dikerjakan itulah yang salah. Penjelasan mengenai Paradigma ini cakupan nya sangat luas, dan akan dibahas pada section yang lain.

Kondisi Counterintuitive diaplikasikan

Apabila Anda berada di suatu lingkungan yang terdapat aturan yang mengikat, perasaan Counterintuitive ini bisa dengan cepat diadaptasikan. Dikarenakan terdapat suatu tekanan yang mengharuskan untuk melakukan nya (melakukan tindakan yang diluar logika Anda).

Sebagai suatu contoh, ibaratkan ada seorang freshgraduate. Dia kemudian mulai bekerja pertama kali di sebuah perusahaan yang cukup besar. Dalam menjalankan aktivitas kerja, dia dituntut untuk berfikir kritis dan bertindak teliti (tidak boleh gegabah dalam mengambil keputusan). Tetapi, dia tidak terbiasa atas hal itu. Setiap ada permasalahan, dia langsung bertindak, tanpa banyak pertimbangan. Sehingga, banyak kesalahan yang dia lakukan. Pimpinan nya menegur nya berkali- kali dengan keras, dan hampir setiap hari dia mendapat teguran. Karena ada suatu pengingat dan keharusan dia untuk melakukan nya, karena bila tidak dilakukan maka dia akan melakukan banyak kesalahan dan kemudian akan dikeluarkan, maka dia pun selalu melakukan tindakan meskipun itu bertolak belakang dengan logika nya (counterintuitive).

Tetapi, akan menjadi masalah besar apabila tidak ada orang/ pihak/ aturan, yang mengikat Anda. Anda akan dengan mudah nya melanggar pemahaman logika yang terbalik ini, dan kembali ke diri Anda yang lama. Atau, Anda juga bisa mudah untuk lupa, dan secara tidak sengaja bertindak menurut logika lama Anda. Hal ini sering terjadi pada pengusaha baru, atau seorang karyawan yang baru pertama kali memulai usaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *