You are currently viewing Penyakit Ambeien atau Hemoroid: Pengalaman Pribadi Menyembuhkannya

Penyakit Ambeien atau Hemoroid: Pengalaman Pribadi Menyembuhkannya

Berikut adalah pengetahuan yang saya kumpulkan, dalam menangani penyakit Hemoroid saya. Adapun saat artikel ini selesai dibuat, ambeien saya masih belum sembuh. Nanti saya akan menjelaskan, alasan logis mengapa saya tidak mengobati nya segera.

Saya harap, ini bisa menjadi informasi yang bisa dipakai oleh orang lain, yang memiliki sakit yang sama, untuk mendapatkan solusi yang tepat, tanpa banyak mencari informasi dari sana- sini. Karena di dalam artikel ini, saya telah merangkum informasi- informasi penting -dari pengalaman pribadi- ketika menderita penyakit ambeien tersebut.

 

Penyembuhan Ambeien

Apakah Hemoroid bisa disembuhkan?, Atau harus di operasi?.

Hemoroid, yang juga dikenal sebagai ambeien, dapat seringkali diobati dengan pengobatan di rumah atau perubahan gaya hidup, terutama jika ditangani pada tahap awal. Pengobatan tersebut bisa berupa:

  1. Perubahan Gaya Hidup dan Diet: Makanan tinggi serat dapat membantu melunakkan tinja dan mencegah sembelit, yang bisa mengurangi tekanan pada hemoroid. Minum banyak cairan juga bisa membantu. Olahraga teratur juga bisa mencegah sembelit dan mengurangi tekanan pada pembuluh darah.
  2. Pengobatan: Ada berbagai jenis krim, salep, dan supositoria yang tersedia yang bisa meredakan gejala hemoroid seperti pembengkakan, gatal, dan rasa sakit.

Namun, dalam beberapa kasus, pengobatan medis atau prosedur mungkin diperlukan. Ini mungkin termasuk:

  1. Prosedur Non-Bedah: Ada beberapa prosedur non-bedah yang dapat digunakan untuk merawat hemoroid, termasuk ligasi karet, skleroterapi, dan kauterisasi inframerah atau laser.
  2. Pembedahan: Dalam kasus yang sangat parah atau jika perawatan lainnya tidak efektif, pembedahan mungkin diperlukan. Operasi untuk menghilangkan hemoroid disebut hemoroidektomi.

Setiap pengobatan memiliki risiko dan manfaatnya sendiri, jadi penting untuk membahas opsi pengobatan Anda dengan dokter Anda. Meskipun hemoroid dapat diobati, mereka sering kembali jika perubahan gaya hidup untuk mencegah mereka tidak dilakukan.

 

Obat Ambeyen

Nama Obat

Obat topikal atau lokal bisa digunakan untuk meredakan rasa sakit atau ketidaknyamanan yang disebabkan oleh hemoroid (ambeyen). Beberapa contoh obat ini termasuk:

  1. Salep Hemoroid: Beberapa salep khusus hemoroid yang umumnya tersedia mengandung bahan-bahan seperti hidrokortison, witch hazel, atau lidocain, yang dapat meredakan peradangan, pembengkakan, dan rasa sakit.
  2. Supositoria Rektal: Supositoria adalah obat dalam bentuk padat yang dimasukkan ke dalam rektum. Ketika mereka larut, mereka melepaskan obat yang bisa meredakan peradangan dan rasa sakit.
  3. Krim atau gel yang mengandung anestesi lokal: Krim atau gel ini sering mengandung zat seperti lidocain atau pramoxine, yang bisa meredakan rasa sakit sementara di area tersebut.

Efek Samping

Penting untuk mencatat bahwa penggunaan jangka panjang obat topikal steroid, seperti hidrokortison, bisa menyebabkan efek samping seperti penipisan kulit, jadi mereka biasanya direkomendasikan untuk penggunaan jangka pendek saja.

Selain itu, beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi terhadap bahan-bahan dalam beberapa produk ini, jadi jika Anda mengalami gatal-gatal, kemerahan, atau iritasi lainnya setelah menggunakan produk ini, hentikan penggunaannya dan bicarakan dengan dokter Anda.

Tidak bisa menyembuhkan Hermoid

Terakhir, ingatlah bahwa obat-obatan ini meredakan gejala, tetapi tidak menyembuhkan penyebab dasar hemoroid. Hemoroid sering diakibatkan oleh tekanan berlebih pada pembuluh darah di rektum dan anus, yang bisa disebabkan oleh sembelit, diare, atau tekanan selama kehamilan.

Oleh karena itu, mengobati penyebab dasar ini, misalnya dengan mengubah pola makan atau gaya hidup, bisa menjadi cara efektif untuk mencegah hemoroid berulang.

 

Hemoroid Sering Kembali (Meski telah dioperasi)

Hemoroid adalah kondisi yang sangat umum dan sering kambuh, terutama jika faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukannya tidak diubah. Faktor-faktor ini termasuk tekanan pada pembuluh darah di rektum dan anus yang bisa disebabkan oleh hal-hal berikut:

  1. Sembelit atau Diare Kronis: Baik sembelit maupun diare dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di rektum dan anus, yang bisa menyebabkan hemoroid.
  2. Kehamilan: Tekanan dari rahim yang membesar dapat menyebabkan hemoroid selama kehamilan.
  3. Berat Badan Berlebih: Obesitas dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di rektum dan anus.
  4. Kurang Aktivitas Fisik: Gaya hidup yang tidak aktif dapat meningkatkan risiko sembelit dan tekanan pada pembuluh darah di rektum dan anus.
  5. Diet Rendah Serat: Makanan rendah serat dapat menyebabkan sembelit, yang bisa meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di rektum dan anus.

Dengan mengubah faktor-faktor ini, Anda bisa membantu mencegah hemoroid datang kembali. Misalnya, dengan makan diet yang tinggi serat dan minum banyak cairan, Anda bisa membantu mencegah sembelit.

Olahraga secara teratur dan menjaga berat badan yang sehat juga bisa membantu mencegah hemoroid. Selain itu, cobalah untuk tidak menahan tinja ketika Anda perlu buang air besar, karena ini juga bisa meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di rektum dan anus.

Hemoroidektomi Operasi untuk Mengobati Ambeien
Hemoroidektomi, Operasi untuk Mengobati Ambeien

 

Dokter untuk Berkonsultasi

Berikut adalah beberapa jenis dokter, yang bisa dirujuk ketika Anda memiliki masalah ambeien.

  1. Dokter Umum (Dokter Keluarga): Biasanya, kunjungan pertama Anda mungkin ke dokter umum. Mereka dapat mendiagnosis hemoroid berdasarkan pemeriksaan fisik dan gejala yang Anda ceritakan. Dokter umum juga bisa memberikan saran awal mengenai perubahan gaya hidup atau obat-obatan yang bisa membantu meredakan gejala.
  2. Dokter Spesialis Penyakit Dalam: Dokter spesialis penyakit dalam juga bisa mendiagnosis dan merawat hemoroid. Mereka memiliki pengetahuan lebih mendalam tentang sistem pencernaan dan dapat memberikan panduan lebih lanjut tentang pengobatan dan perubahan gaya hidup.
  3. Gastroenterolog: Dokter gastroenterologi adalah dokter spesialis yang memusatkan perhatian pada sistem pencernaan, termasuk anus dan rektum. Mereka sangat terampil dalam mendiagnosis dan merawat hemoroid, dan mungkin akan melakukan prosedur seperti kolonoskopi jika diperlukan.
  4. Kolon dan Rektal Surgeon (Proktolog): Proktolog atau dokter bedah kolon dan rektal adalah dokter yang memiliki spesialisasi dalam merawat penyakit rektum, anus, dan usus besar. Mereka dapat merawat hemoroid dengan berbagai metode, termasuk operasi jika diperlukan.

Tergantung pada tingkat keparahan gejala dan respons terhadap perawatan awal, Anda mungkin tidak perlu melihat spesialis. Namun, jika gejala Anda parah, tidak merespons terhadap perawatan awal, atau jika Anda memiliki gejala lain seperti penurunan berat badan yang tidak dijelaskan, perdarahan rektum, atau nyeri yang parah, Anda harus segera mencari bantuan medis dan mungkin perlu dirujuk ke spesialis.

 

Kapan harus berobat

Dalam kasus saya, ambeien yang saya derita tidak saya obati sementara ini, dikarenakan saya masih belum bisa mengubah gaya hidup saya -yang menjadi penyebab utama ambeien ini.

Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, bahwa “Hemoroid Sering Kembali”. Alias, gampang kembali. Meski Anda melakukan operasi.

Saya mengatakan hal ini, karena ada teman saya berinisial A.H. yang memiliki penyakit ambeien juga, dan dioperasi di RS. Umum. Tetapi 3 bulan kemudian, kumat (muncul) lagi. Hal ini dikarenakan, dia tidak mengubah gaya hidup nya.

Operasi ambeien menyebalkan- cerita teman ketika mendapati operasi Hemoroid

Jika ambeien Anda parah, jalan satu- satu nya harus di operasi. Disini, saya tidak bermaksud menakut- nakuti keadaan ketika operasi ini, melainkan agar Anda bisa benar- benar mengubah gaya hidup tidak sehat -yang menyebabkan ambeien tersebut, sebelum melakukan operasi.

Karena, apabila sudah ‘ribet’ di operasi, kemudian ambeien nya muncul lagi, kan sangat buruk pemilihan keputusan untuk operasi itu.

Jadi, dari sekilas cerita teman saya (tidak saya ceritakan banyak, agar tidak terlalu khawatir dengan operasi nya), anus nya perlu di masuki selang selama 2 hari. Dan kalau dia buang air besar, harus melalui selang tersebut.

Saya khawatir jika tidak menggunakan fasilitas operasi yang baik

Faktor selanjutnya, mengapa saya tidak melakukan operasi ambeien di waktu sekarang, adalah karena saya tidak ingin menggunakan fasilitas BPJS untuk melaksanakan operasi ini.

Cerita teman saya diatas, hemoroid nya kambuh kembali mungkin saja dikarenakan gaya hidup nya yang tidak bisa diubah. Tapi, ada kemungkinan -meskipun kecil- juga, bahwa dokter yang melakukan operasi, tidak melakukan nya dengan maksimal.

Jika berbicara mengenai layanan BPJS (termasuk operasi), saya sedikit ‘tidak yakin’ begitu. Karena, sebelumnya saya juga ada pengalaman buruk menggunakan layanan dokter BPJS.

Sementara bisa diatasi dengan Panadol

Ini mungkin hanya berlaku untuk saya dan sebagian kecil orang. Meskipun ambeien yang saya derita cukup parah (pernah terjadi pendarahan ketika buang air besar), namun rasa sakit yang ditimbulkan nya bisa diatasi dengan obat umum, yaitu Panadol.

Sembari saya mencoba mengubah kebiasaan buruk saya, saya menggunakan Panadol tersebut untuk meringankan rasa sakit yang muncul.

Meminum Ambeven

Bagian ini hanyalah terkaan saya. Namun, tidak ada salahnya mencoba. Setelah beberapa waktu meminum Ambeven -sebuah obat umum untuk mengurangi ambeien, sakit hemoroid saya seakan jarang muncul.

Memang, saya pernah mengalami pendarahan ketika buang air besar. Tapi, itu tidak sesering dan separah, sebelum saya mengkonsumsi ambeven tersebut.

Lebih tepatnya, Ambeven itu termasuk golongan jamu. Sehingga, efek sampingnya tidak terlalu ada banyak. Dan ketika meminum 2 kaplet selama -sekitar- 5 hari berturut- turut, saya merasakan manfaat nya.

Saat ini, saya masih mengkonsumsi Ambeven tersebut, jika merasa ambeien saya kumat terlalu parah.

 

Penutup

Setiap perjalanan penyembuhkan akan selalu berbeda bagi setiap individu. Namun, satu hal yang pasti, pengalaman pribadi ini menunjukkan bahwa penyakit ambeien atau hemoroid tidak perlu ditakuti.

Dengan pendekatan yang tepat, konsistensi dalam perawatan, dan kekuatan mental untuk melewati masa-masa sulit, sembuh dari ambeien bukanlah impian, melainkan kenyataan.

Mungkin perjalanan saya ini dapat menjadi pencerahan bagi Anda yang sedang berjuang dengan kondisi yang sama. Ingatlah, Anda tidak sendiri dalam perjuangan ini, dan selalu ada harapan di setiap tahap penyembuhan.